Nyali Kecil di Kapal Besar

Category:

Description

Novel ini mengisahkan Angga, mahasiswa dari keluarga petani di Bangkalan, yang tumbuh di tengah kemiskinan, ketimpangan sosial, dan kebijakan negara yang kerap tak berpihak pada rakyat kecil. Ketika razia motor bodong mengguncang desa-desa, Angga menyaksikan bagaimana hukum hadir tanpa empati, sementara pendidikan dan infrastruktur tetap terabaikan.

Di antara tekanan ekonomi, perjuangan kuliah, dan jual bulpen eceran, Angga menemukan ruang perlawanan lewat diskusi, aktivisme, dan pencarian makna keislaman yang rasional. Bersama teman-temannya, ia mempertanyakan keadilan, sistem ekonomi, dan cara beragama masyarakat yang stagnan. Novel ini merekam kegelisahan intelektual anak muda di “tanah gersang”, tempat pendidikan menjadi harapan terakhir untuk melawan kemiskinan dan ketidakadilan struktural.